{"id":971,"date":"2026-05-16T17:20:32","date_gmt":"2026-05-16T17:20:32","guid":{"rendered":"https:\/\/claviculacoffee.id\/article\/?p=971"},"modified":"2026-05-16T17:20:32","modified_gmt":"2026-05-16T17:20:32","slug":"resep-nastar-nanas-lezat-dan-mudah-untuk-hari-raya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/claviculacoffee.id\/article\/resep-nastar-nanas-lezat-dan-mudah-untuk-hari-raya\/","title":{"rendered":"Resep Nastar Nanas Lezat dan Mudah untuk Hari Raya"},"content":{"rendered":"<h1>Resep Nastar Nanas Lezat dan Mudah untuk Hari Raya<\/h1>\n<p>Hari Raya di Indonesia adalah waktu yang penuh kebahagiaan dan kebersamaan. Salah satu tradisi yang tidak pernah terlewatkan adalah menyajikan kue-kue khas yang menggugah selera, salah satunya adalah nastar nanas. Kue lezat ini terkenal dengan isi selai nanas yang manis dan lembut, dibalut dengan kulit kue yang empuk dan lumer di mulut. Dalam artikel ini, kami akan membagikan resep nastar nanas yang lezat dan mudah dibuat, khusus untuk menyempurnakan Hari Raya Anda.<\/p>\n<h2>Apa itu Nastar?<\/h2>\n<p>Nastar adalah jenis kue kering yang populer di Indonesia, terutama selama perayaan Hari Raya seperti Idul Fitri dan Natal. Nama &#8216;nastar&#8217; berasal dari bahasa Belanda, &#8220;ananas&#8221; (nanas) dan &#8220;taart&#8221; (tart atau pie). Kue ini identik dengan isian selai nanas segar yang memberikan rasa manis yang khas. Keunikan nastar terletak pada perpaduan cita rasa butter yang kaya dengan manis dan segarnya selai nanas.<\/p>\n<h2>Bahan-bahan yang Dibutuhkan<\/h2>\n<p>Sebelum memulai proses pembuatan nastar, pastikan Anda telah menyiapkan bahan-bahan berikut:<\/p>\n<h3>Bahan Kulit Nastar:<\/h3>\n<ul>\n<li>250 gram margarin atau mentega (dapat dicampur agar adonan lebih empuk)<\/li>\n<li>50 gram gula halus<\/li>\n<li>2 butir kuning telur<\/li>\n<li>300 gram tepung terigu protein rendah<\/li>\n<li>50 gram susu bubuk<\/li>\n<li>50 gram maizena<\/li>\n<li>1 sdt ekstrak vanili<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Bahan Isian Nanas:<\/h3>\n<ul>\n<li>500 gram nanas parut<\/li>\n<li>150 gram gula pasir (sesuaikan dengan tingkat kemanisan nanas)<\/li>\n<li>Kayu manis secukupnya (opsional)<\/li>\n<li>2 siung (opsional)<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Bahan Olesan:<\/h3>\n<ul>\n<li>2 butir kuning telur<\/li>\n<li>1 sdm susu cair<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Cara Membuat Nastar Nanas<\/h2>\n<h3>Memasak Selai Nanas<\/h3>\n<ol>\n<li><strong>Siapkan Nanas:<\/strong> Kupas dan parut nanas hingga halus.<\/li>\n<li><strong>Masak Nanas:<\/strong> Masukkan nanas parut ke dalam wajan, tambahkan gula pasir, kayu manis, dan cengkeh.<\/li>\n<li><strong>Proses Memasak:<\/strong> Masak dengan api sedang sambil diaduk terus hingga mengental dan berubah warna menjadi lebih gelap. Selai harus benar-benar kering agar tidak membuat nastar mudah basi.<\/li>\n<li><strong>Dinginkan:<\/strong> Setelah matang, angkat dan biarkan selai nanas dingin sebelum digunakan sebagai isian.<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Membuat Adonan Nastar<\/h3>\n<ol>\n<li><strong>Mencampur Bahan:<\/strong> Kocok margarin\/mentega dan gula halus hingga lembut. Tambahkan kuning telur satu per satu sambil terus dikocok hingga tercampur merata.<\/li>\n<li><strong>Menambahkan Tepung:<\/strong> Ayak tepung terigu, susu bubuk, dan maizena. Masukkan ke dalam campuran margarin secara bertahap sambil diuleni hingga adonan bisa dipulung.<\/li>\n<li><strong>Membentuk Nastar:<\/strong> Ambil sedikit adonan, pipihkan, dan beri isi selai nanas. Bentuk bulat atau oval sesuai selera dan tata di atas loyang yang sudah diolesi margarin atau dialasi kertas baking.<\/li>\n<li><strong>Olesan:<\/strong> Campurkan kuning telur dan susu cair, kocok rata. Oles campuran ini ke permukaan nastar agar menghasilkan warna keemasan yang cerah saat dipanggang.<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Proses Memanggang<\/h3>\n<ol>\n<li><strong>Panaskan Oven:<\/strong> Panaskan oven pada suhu 150-160 derajat Celsius.<\/li>\n<li><strong>Panggang Nastar:<\/strong> Panggang nastar selama 20-25 menit atau hingga matang dan berwarna kuning keemasan.<\/li>\n<li><strong>Dinginkan:<\/strong> Keluarkan nastar dari oven dan biarkan dingin sebelum disimpan dalam toples kedap udara.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Tips Sukses Membuat Nastar<\/h2>\n<ul>\n<li><strong>Pilih Nanas:<\/strong> Gunakan nanas yang matang dan manis untuk hasil yang lebih baik.<\/li>\n<li><strong>Uleni Secukupnya:<\/strong> Jangan menguleni adonan terlalu lama agar nastar tidak keras.<\/li>\n<li><strong>Suhu Oven:<\/strong> Setiap oven berbeda, sesuaikan suhu dan waktu memanggang sesuai dengan oven masing-masing.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Nastar nanas adalah pilihan kue yang sempurna untuk merayakan Hari Raya. Dengan bahan-bahan yang sederhana dan proses pembuatan yang mudah, Anda bisa menghadirkan kue yang lezat untuk keluarga dan tamu tercinta. Selain nikmat, nastar juga<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Resep Nastar Nanas Lezat dan Mudah untuk Hari Raya Hari Raya di Indonesia adalah waktu yang penuh kebahagiaan dan kebersamaan. Salah satu tradisi yang tidak pernah terlewatkan adalah menyajikan kue-kue khas yang menggugah selera, salah satunya adalah nastar nanas. Kue lezat ini terkenal dengan isi selai nanas yang manis dan lembut, dibalut dengan kulit kue [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[464],"class_list":["post-971","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","tag-resep-nastar-nanas"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/claviculacoffee.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/971","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/claviculacoffee.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/claviculacoffee.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/claviculacoffee.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/claviculacoffee.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=971"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/claviculacoffee.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/971\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":973,"href":"https:\/\/claviculacoffee.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/971\/revisions\/973"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/claviculacoffee.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=971"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/claviculacoffee.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=971"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/claviculacoffee.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=971"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}